“My home is my library and my library is my home”, berikut adalah kalimat Rita K


“My home is my library and my library is my home”, berikut adalah kalimat Rita Kustari Kusma dalam menggambarkan kecintaannya pada buku. Rita Home Library ini digagas sejak 1995, namun baru resmi berdiri sejak tahun 2000. Dari kecintaannya pada buku sejak kecil, Rita bercita-cita memiliki banyak buku dan meminjamkannya ke semua orang.

Namun karena kondisi keluarga dan akses untuk mendapatkan buku saat itu tahun 1963 cukup sulit. Jadi Ambu, sapaan akrab Rita, hanya bisa meminjam buku ke teman sekolah, itu pun dengan syarat, menukarnya dengan karet gelang atau kertas bergambar.

Berita Populer Lainnya :   Beberapa jam lagi tahun 2020 akan hadir. Di malam pergantian tahun ini biasanya

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya ilmu, cita-citanya pun tercapai, ia ingin memiliki perpustakaan. Ketekukan dan kesabarannya membuahkan hasil. Semakin hari, buku yang ia miliki semakin banyak dan bervariasi. Perpustakaan yang berlokasi di Jalan Raya Selatan nomor 226, Punclut, Ciumbeulit ini kebanyakan berisi koleksi buku berbahasa inggris. Dari mulai buku khusus anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua semuanya tersedia.

Buku-buku ini awalnya milik sendiri, tapi seiring berjalannya waktu banyak juga pihak yang membantu terkumpulnya buku-buku di perpustakaan ini. Tidak bisa dipungkiri minat membaca buku bagi anak-anak zaman sekarang sedikit berkurang, itu dikarenakan tidak adanya motivasi dari lingkungan sekitarnya.

Berita Populer Lainnya :   Pada hari Selasa tanggal 31 Desember 2019 yang lalu, gedung baru Rumah Sakit Khu

Selain motivasi, metode yang digunakanpun harus bisa membuat mereka tertarik untuk membaca, seperti dari buku-bukunya harus menarik dan suasana tempatnya yang mendukung. Sehingga konsep Rita Home Library ini memang sengaja dibangun dengan unik, agar membuat pengunjung terutama anak-anak nyaman dan tertarik untuk datang dan belajar bahasa Inggris disana.

Teks: Franco Londah

#bandung #infobandung

Sumber Berita